Valentine's Day Pumping Heart
Showing posts with label Developement Self. Show all posts
Showing posts with label Developement Self. Show all posts

Monday, March 5, 2018

Aku Berbisik

Assalamu'alaikumWr. Wb
Apa kabar semuanya
Alhamdulillah saya dapat bersua lagi dengan blogger sekalian
Setelahb bertahun-tahun vakum disebabkan oleh banyak faktor
Diantaranya adalah masa transisi ini yang jujur bagi saya bukanlah hal yang mudah. Disaat teman-teman badar* saya berjuang dan saya tidak diadalamnya,,, Itu sungguh sangat menyesakan
Namun, inilah takdir. Dengan jalan yang telah kupilih, dan Allah ridhoi. Ikhlas, semangat dan gigih kuncinya.
Sebagai mahasiswa yang juga pengajar sekaligus salah owner lembaga bimbingan masuk Gontor di Tasikmalaya yang baru dirintis,, ini bukan hal yang mudah. Pengorbanan dan pilihan berat selalu ada setiap kal harus membagi waktu pada salah satunya. 
Beratnya adala,, saya masih berdomisi di Pondok Pesantren yang masa nya akan habis namun masih "akan" maka belum berakhir. Saya seorang mahasiswi tingkat akhir yang masih harus menambah perkuliahan hingga tahun depan diakibatkan aku ampulan. (Banyak SKS belum terpenuhi karena pindahan dari farmasi ke Hukum Islam). Dandi Bimago Inspirator, semua owners menjadikannya prioritas utama, akupun demikian. Namun, denga tuntutatan dan kewajiban dari banyak sudut, bukankah semua aspek harus diutamakan. Hmm
Disana lah aku menjadi bingung. Namun aku yakin, Allah Maha tahu kemampuan hambaNya dan kemana arahku nanti, hanya Allah SWT yang mengetahuinya dengan pasti. Yaa Mujibas Saalimin.

Monday, March 13, 2017

SELEKSI BEASISWA TAUHIDPRENEUR DPU-DT PRIATIM 2017

                 (Dompet Peduli Umat-Daarut Tauhid Priangan Timur)

Hai kawan semua, selama ana berusaha mencari link atau informasi tambahan mengenai seleksi ini atau gambarannya di tahun-tahun sebelumnya, ana ga nemu satupun gambaran, tulisan ataupun gambar mengenai seleksi ini di tahun-tahun sebelumnya khususnya daerah priatim.

Okay, kita mulai...
Berawal dari postingan status temen di BBM tentang kumpulan “bea mahasiswaku”. Apaan sih, gambar kumpulannya sih unik, terus kata-katanya juga bikin penasaran. Ana Tanya lah sama dia, dan dijelaskanlah semuanya. Nah, sebelum ana dapet poster resminya dari Web DT, ana dah dapte info tuh dari temen.

Kebetulan ana adalah seorang mahasiswi mutasi dari Universitas Darussalam Gontor ke Sekolah Tinggi Agama Islam Tasikmalaya. Perbandingannya cukup tinggi, dimana dulu ana berorganisasi memang sudah terorganisir dan selalu dievaluasi langsung bila tidak sesuai kaidah atau ahlaq, bahkan seleksi organisasi pun ketat, wal hasil struktur dan pelaksanaan organisasi terkontrol. Beda halnya saat disini, banyak macam organisasi, himpunan atau komunitas yang ada, namun karena lingkungan yang terlalu terbuka dan orang-orang baru yang ana anggap tidak semuanya berkomitmen tinggi, maka harus kuat diri untuk memilih dan memilah himpunan yang akan diikuti dan bagaimana cara kita mengarahkan diri dalam himpunan tersebut agar tidak keluar syari'at.

Adanya Beasiswa Tauhidpreneur  DPU-DT  Priatim adalah solusi tepat khususnya bagi ana untuk menjadi himpunan dalam sebuah organisasi terevaluasi dengan orang-orang pilihan yang penuh komitmen didalamnya.

Adakah yang bertanya-tanya, apa sih program Bea Tauhidpreneur DPU-DT ini?? 
Ini bukan sekedar program  beasiswa berupa bantuan biaya kuliah. Namun ini adalah sebuah komunitas dari orang-orang terpilih dimana hanya akhwat atau ikhwan yang lulus seleksi lah yang dapat menjadi bagian dalam himpunan ini. Keren ga cuy,,

Dibawah naungan kepemimpinan AA GYM, himpunan ini bergerak dalam berbagai jalur. Sosial, keagamaan, ekonomi dan lain sebagainya. Kita diberi kesempatan untuk berorganisasi dan mempunyai pengalaman dan pelatihan dalam bidang kepanitiaan, public speaking, leadership, serta pengembangan swadaya diri dalam bidang ekonomi. Mantaabbb.

Langsung saja, seleksi terbagi menjadi tiga waktu yang berjumlah 5 tahap. Pertama, Seleksi tulis, interview dan baca Al-Qur'an. (25 Februari 2017) Kedua, cek kehadiran dalam salah satu agenda bea mahasiswa DPU-DT 2016 (5 Maret 2017). Ketiga, tes kesemaptaan dimana kita diuji fisik, mental serta daya fikir di sebuah alam terbuka(11-12 Maret 2017).

Tes tulis terdiri dari 100 soal (tiap tahun berbeda-beda macam ujian tulisnya), tentang umum yaitu fiqh, aqidah, tajwid, entrepeneur, psikologi, dll). Interview mengenai detail diri dan kesiapan. Tes baca Qur'an yaitu setara ujian disekolah-sekolah islam.

Ketika minggu kedua, ada pengajian bulanan di Mesjid Agung Tasikmalaya, diusdahakan hadir, menyimak dengan baik dan aktif bertanya.

Tes kesemaptaan bertempat di JPN (Jalur Puncak Negla). Disini kita dipersyaratkan membawa peralatan yang diperlukan. Tidur dengan cara solo beapak (Tenda sendiri-sendiri dan disebar tempatnya). Berbagai kajian yang harus diikutis ecara katif. Makan bersama dan waktu yang ditentukan. Sholat berjama'ah. Jerit malam jam 00.30-03.00 (bergiliran). Disinilah ditentukan pantas atau tidaknya kita mendapatkan slayer. Selanjutnya ujian fisik dan kerjasana menjelajahi gunung perkelompok. Lalu persiapan pulang dengan basah kuyup. No bathing, no mealing, no kidding and no ngelamun. Yanga da hanya dzikir, pikir dan ikhtiar.

Belum ada pengumuman lulus tidaknya ada setelah ini, karena baru kemarin selsai ujiannya. Semoga lulus dan menjadi amal perbuatan baik dan pantang berkhianat,, Amiin, amiiin,, Ya Rabbal 'Alamiin.

Friday, July 29, 2016

ANGANKU TAK DATAR LAGI

Namun Gejolaknya Menyesakkan

Pernah ku tulis sebuah siratan mengenai anganku yang datar,, entah apa itu artinya, intinya kehampaan.

Dari 19 Draft yang belum aku publikasikan, 7 diantaranya mengenai jurusan terindahku dan sisanya adalah tentang Gontor dan fikiranku.

Ketidakdataran ini didapat dengan proses pemikiran dan pertimbangan yang tidak mudah. Dimulai dari itu, gejolak awal pun tercipta. Antara angan, perjuangan, cita-cita atau orientasi yang lebih mengarah pada tekad yang tak mutlak.

Kesempatan ini tiba secara tak terduka, bukan hanya kalian yang terkejut, aku pun juga secepat ini memutuskan hal besar dalam hidupku. 
Namun ini penuh dengan keyakinan.

Aku tahu kalian khawatir dengan langkah ini, apakah dia benar-benar yakin atau hanya emosi sesaat, atau hanya sebuah lelucon yang dia buat serius??
Hei,, ini bukan lah sebuah permainan,, ini adalah proses yang tak kau duga kedatangannya.

Namun pengamalan ilmu yang pernah ku dapat serta lingkungan kondusif yang kubutuhkan menjadi landasan orientasi pertimbanganku.

Tak bisa kuungkapkan detail kisahku yang tak terduga ini, hanya doa yang aku, kita harapkan untuk kesuksesan kisah kita yang belum selsai bahkan kelimaksnya pun belum ada gambaran nya,,, 

Terimakasih kepada semua tokoh-tokoh unik pengisi kisah ini, Kalian Hebatt!! Kita semua Wrabazzahh!!

Saturday, May 7, 2016

Analisa Pengenalan Diri


Objek : Mahasiswi Farmasi 4 FIK UNIDA Gontor

Assalamu'alaikum kawan !!

Hallo sobat UNIDA sekalian serta kerabat Muslim yang senantiasa dirahmati Allah SWT!
Hari ini kami mendapatkan hal menarik dalam kuliah kali ini. Terdapat sesi spesial dimana kami berkesempatan untuk meningkatkan diri dalam pembentukan karakter lewat pengenalan diri.

To the point...
Beberapa pilihan dan kasus menarik ditawarkan sebagai pilihan, mulai dari pemilihan warna primer yang menunjukan karakter dasar, pemilihan hewan pendamping terakhir di gurun pasir yang tandus, melukiskan diri dengan gambar yang menjadi simbol refleksi diri dan yang paling menarik adalah kami dibagi menjadi beberapa kelompok dimana anggota dalam kelompok tersebut menentukan satu dari lima kelebihan dan kekurangan yang dominan. 

 Taraaa,,, dengan ini, Kami persembahkan, Hasil Data Analisa Pengenalan Diri Mahasiswi Farmasi 4 FIKU Gontor ( Udah kayak judul laprak aja ya,, hhe) : (dari 24 mahasiswi)



Okay, dari data diatas dapat disimpulkan bahwa para mahasiswi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan yang beragam, unik dan menarik. Kebanyakan memiliki kelebihan sebagai penggemberia yang selalu riang nan ceria disusul dengan mereka yang baik hati, tekun, rajin dan enjoy. Namun, kebanyakan dari para mahasiswi juga mempunyai sifat kurang percaya diri disusul dengan keras kepala.

Nah,,, 
Apabila kita sudah mengetahui kelebihan atau kekurangan kita saat ini, apa langkah selanjutnya yang harus kita lakukan? (Serang kekurangan mereka yang telah diketahui sebagai titik kelemahan,, daarr.... hhe (just kidding)) . Mempertajam kelebihan atau mengatasi kekurangan ?

Untuk kita yang sedang mencoba terjun di lingkungan baru atau sebut saja di tempat kerja baru, mempertajam kelebihan akan menjadikan kita individu yang dominan dalam komunitas tersebut dan mempunyai nilai lebih untuk menjadi pemimpin atau pemegang pengaruh tertinggi.  Walaupun tidak semua orang ingin menjadi dominan dalam sebuah komunitas dan cukup hanya dengan mengatasi kekurangan agar sekedar diterima dalam komunitas tersebut, apa salahnya mencoba untuk menjadi seorang individu yang muncul dan dominan sehingga tidak melulu menjadi sebuah penonton atau pendukung yang bijaksana. (Ganbatte Kudasai!)

Ketika kita sudah menetap dalam lingkungan lama kita, mengatasi kekurangan adalah sebuah keharusan untuk mengamankan posisi kita (hadeuh,, mulai deh,  ga usah dianggap serius ya,,,) .
Mengatasi dan memanipulasi kekurangan sehingga tidak menjadi faktor kelemahan. Walau lingkungan seperti akrab dan ramah, namun tak halnya dengan kondisi yang sewaktu-waktu berubah dan mungkin saja menjadi bumerang untuk kelemahan kita.

Hmm,,, 
Membahas tentang pengembangan karakter terlebih pengembangan diri memang selalu manjadi hal yang menarik . Sebab, sebagian orang bahkan kebanyakan dari seumuran kita saja masih ada yang belum mengenali diri, atau telah mengenali diri namun belum mampu untuk mengolahnya sesuai yang kita inginkan. 

Kata hanyalah kata, kalimat biarlah hanya terlintas. Namun hikmah, tempatkanlah dalam hati, akal dan fikiran kita untuk menjadi salah satu pedoman hidup yang menunjang ke arah lebih baik.

Semangat teman! 
Bila arah belum terlihat, carilah!
Wala resolusi belum tersusun rapi, kerjakanlah!
Bila mimpi menghadapi hambatan, hadapilah!
Innallaha Ma'ana! 

Syukran,

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 (Dedicated for U, As- Shaydalah 2018)





Thursday, March 17, 2016

KETIKA AMARAH MENGUASAI

Let It Go , GirlZ
(Innallaha Ma'ana)

Selalu semangat dalam setiap kegiatan yang kita cintai atau berusaha mencintai kegiatan yang kita lakukan. Okay, sipp, itu sama halnya dengan pepatah "Do what you love and love what you do".
I'm, the one who always effort for going extramilez, hingga kadang bingung memilih dan memilah apa yang harus diutamakan atau ditiadakan perencanaannya. Hmm,, tapi selalu optimis dan sedikit berambisi dalam setiap halnya. (Just try to active)

Sebelumnya, hal ini ga pernah terjadi. Biasanya, bila aku dihadapkan pada apa yang tak aku kuasai namun ada titik terang untuk mempelajari dan memulainya, aku akan tetap berlanjut dengan harapan dapat berkontribusi dan mengembangkan diri. Walau bukan juara atau penghargaan yang menjadi tujuan utamanya, namun semangat berprestasi dan berkarya selalu menyala walau pernah redup untuk sesaat (ga sampai mati loh). Nah, dilema disini adalah ketika kita sudah bersemangat dan berusaha namun kita dipermainkan oleh sebuah prosedur dan informasi yang tidak akurat, sehingga bukan hanya semangat yang hilang, namun kekesalan dan amarah pun mulai menguasai untuk membuat kita mundur, menyerah dan mengeluh.

The Story,,,,

Kali ini, ada dua acara besar dihadapan saya yang akan diadakan dalam waktu yang sama. Acara pertama adalah sebuah kepanitiaan dimana saya berperan sebagai ketua dan satunya adalah kompetisi debat walaupun hanya sebagai peserta, namun bahasa arab bukan hal yang familiar dalam cerebellium saya,, ((hhe, i don't good enough on it but i wanna try because i love to talk and debate, even it's impossible,hmm,, nothing impossible guyz, i wanna try it seriously).

Persiapan lomba hanya kurang dari satu minggu, untuk kepanitiaan lebih dari satu bulan namun 1 minggu sebelum hari H sasaran acara menjadi semakin sulit untuk diraih dan dikendalikan. 

Kepanitiaan yang sudah dianggap sistematis dan hampir sempurna prosedurnya pun menjadi sulit bila sasaran pelaksanaan tak terkendali. Kepantiaan-lomba, Lomba-kepanitiaan, (tugas, project, tulisan, dll, menjadi kecil kapasitasnya,,namun dicicil). Hanya dua hal itu yang menyelimuti selama seminggu ini.

Ketika kita sudah serius berniat pada sebuah kompetisi dan ternyata panitia lomba begitu menyebalkan dengan segala perubahan dan aturan baru yang baru diumumkan beberapa jam sebelum lomba, itu menjadi sesuatu yang "Gak Keren Banget". (I hate that time more than ever)

Ketika itu, baru pertama kalinya aku merasa "masuk akal banget untuk menyerah". Dan aku sadar, ternyata itu hanya emosi sesaat, emosi dengan amarah yang memakan otak dan hati tanpa berfikir perasaan teman-teman satu tim yang berjuang bersama.

Kala itu, aku sangat, sangat, sangat kesal,,
Subhanallah, Astaghfirullahal'adzim,,

Tapi, ada satu motivasi dalam nuraniku yang menjadikanku bangkit kembali, yaitu semangat untuk mencoba dan kawan-kawan yang masih kuat berjuang.

Dan akhirnya, kepanitiaan yang dikhawatirkan pun terlaksana dengan lancar, sukses dan menyenangkan.
Perlombaan yang dikesalkan dan penuh kekhawatiranpun terlampaui dengan sebuah Opini yang melegakan. 

Babak penyisihan, satu dari dua tim delegasi lolos ke babak selanjutnya,
Selamat berjuang Kawan!!

The Lesson is,,

"Jangan pernah takut atau khawatir untuk mencoba, penyesalan atau kegagalan itu hanya akan terjadi pada orang-orang yang tak pernah mencoba dan memulai. Walaupun bukan yang terbaik, namun kontribusi lah yang paling penting sebagai pengalaman untuk mengukur diri dan mengembangkan kemampuan."

Remember it Guyz, 

Well,,,,

Selamat berusaha ,, dan berprestasi,

Semangat berjuang, Pantang menyesal!

Saturday, January 9, 2016

KAWAH GALUNGGUNG, Tasikmalaya



E,, ciee,, 
Assalamu'alaikum Sohib Fillh,,
Liburan kali ini terasa liburannya karena bersamaan dengan hari libur anak-anak sekolah. 

Nah, 
Kami telah merencanakan hal ini jauh-jauh bulan sebelumnya. Mendaki Gunung Galunggung menjadi rencana utama yang akan kami lakukan bersama. Alhamdulillah, bulan Desember kemarin Kami berhasil merujudkannya.

Gunung yang menjadi sebuah sejarah saat meletusnya di era 80 an ini menjadi sebuah fenomena menarik untuk diintip keindahannya dibalik tragedi yang lalu. Gunung ini terletak di perbatasan Kecamatan Kawalu, Indihiang dan Sukaratu Kota Tasikmalaya Jawa Barat.
Sebenarnya, kata :Mendaki" Gunung Galunggung adalah hal yang terlalu dilebih-lebihkan. Cukup menjejaki 600 tangga yang ada setelah kita menelusuri jalan terdekat ke atas, maka kita akan sampai di salah satu puncak gunung ini. Namun, puncak tertinggi memang hanya dilalui dengan berdaki yang jarang orang menuju puncak tersebut. 
Perjalanan menuju tempat alur tangga dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun hai-hati, jalannya curam dan kadang licin bila dalam keadaan gerimis.
Kakak adek
Pendakian baiknya dimulai saat pagi hari, karena pemandangannya akan sangat menyegarkan mata dengan udara yang akan meringankan fikiran. Capek kah ? Pastinya. Namun, dengan banyaknya orang yang berpapasan dan saling menyapa serta menyemangati, semua hilang begitu saja atas keceriaan yang ada.
Balita, anak-anak, tua, muda, wanita, laki-laki, semua ragam usia dapat melakukannya. Asal semangat dan sehat.
Keep smile on hiking
Dari puncak ini saja Kita sudah dapat menikmati keindahan kawah Gunung Galunggung. Untuk menuju kawah, kita dapat menelusuri tangga selanjutnya dan melewati kawah dengan menggunakan perahu atau melewati jalan memutar. Terkadang, banyak tenda-tenda didirikan di sekitar kawah oleh para pendaki yang ingin merasakan kehidupan sesaat sekitar kawah.
Mumpung nih,, ngagaya saalit,, hhe
Kawah behind us
Oh iya,, ga usah bawa barang banyak-banyak, atau bekal berlebihan. Di bawah, tempat mulai daki dan di puncak menuju kawah terdapat warung yang lumayan memadai sekedar memenuhi perut yang lapar dan tenggorokan yang kehausan. Harganya pun berbeda sesuai dimana tingkat ketinggian kita berada,, hh.

Subhanallah,, Subhanallah,,
Hanya itu kata yang mampu terucap atas segala nikmat dan barokahnya.
Pemandangan ini bukan seberapa dibanding dengan keindahan SyurgaMu yang abadi.
Love Family
Keep Friendship

No Caption, Just admiring

Hmm,, 
Hati-hati turunnya, jangan lupa lihat kebawah. Alih-alih kesihir sama pemdangan saat turun,,,, lupa nginjek tangga ke bawah dengan keseimbangan yang benar. Pepeujeuh nya,, !!

Hey,, ini bukan kali pertama mendaki tangga. Jangan kira,, ah,, nu kieu wae di caritakeun (yang gini aja diceritain ),, 
 Euleuh,, euleuh,, namanya juga berbagi pengalaman,, iya nggak sob.
Behind the scene,, Setelah pendakian-pendakian sebenarnya yang hanya bisa ku ceritakan entah kapan dimasa penuh kebanggaan atas kesabaran.



Monday, December 14, 2015

Mahasantri berkualitas VS Mahasiswa spektakuler

Bingung memilih jalan yang ingin kita lalui?Jalan mana yang akan kita pilih sebagai mahasiswa yang ingin maju dan kompeten dalam disiplin pondok?Yupz,, menjadi mahasantri berkualitas dengan porspek mantap di masa depan.
Mengutip dari tulisan yang dibagikan oleh rekan saya di organisasi, di kelas, bahkan dalam kehidupan sehari-hari yang akan saya bagikan sekali lagi sebagai referensi renungan bagi kalian para mahasiswa yang ingin aktif spektakuler dalam akademik dan non akademik,, berikut ulasannya,,,


Sekedar catatan,, ini adalah kutipan dari apa yang disampaikan oleh Ridho Muhammad, Mahasiswa Farmasi Universitas Indonesia selaku Sekjen ISMAFARSI 2014-2016

Mengapa kita perlu balancing academic vs organization? Jawabannya sederhana karena kita ingin masa depan yang lebih baik, bukan? Sedikit mengutip Statement Donald Trump yang memaparkan empat hal yang membuat kita dapat menjadi pribadi yang baik dan amazing.Leadership Soft Skill (komunikasi, public speaking, Relasi, Kompetensi)
Empat hal ini belum pernah ditemukan dalam dunia pendidikan Indonesia secara penuh dan utuh (standar kompetensi kurikulum kita tidak mengacu kepada empat hal ini). Padahal dunia kerja membutuhkan empat hal ini. Hanya diakademis serta organisasilah kita dapat memenuhi komponen leadership, soft skill, relasi dan kompetensi. Leadership, softskill, relasi lebih banyak ditemukan di dunia organisasi bukan akademis. Itu kenapa dalam setiap undangan acara yang mengundang Ridho ke daerah-daerah Indonesia, Ridho berani katakan memimpin organisasi satu tahun itu melebihi 144 SKS yang diberikan dunia akademis perkuliahan.Buya Hamka dalam bukunya pernah berkata apa yang membedakan orang cerdas dengan orang pintar? 
Orang pintar hanya memahami ilmu yang menjadi passionnya sedangkan orang cerdas lebih dari itu, ia dapat menyampaikan apa yang ada di benaknya serta mempengaruhi orang lain untuk mengikuti apa yang disampaikannya. 
This is public speaking or softskill. Tidak banyak orang cerdas hari ini yang mumpuni ilmunya serta dapat berbagi dengan orang lain dengan gaya komunikasi yang baik dan diterima. Itu mengapa Indonesia hari ini seperti ini? Karena orang pintarnya hanya sibuk meng-upgrade diri tanpa membantu permasalahan bangsa dan memberi solusi. Sebaiknya orang yang biasa-biasa saja ingin berkontribusi justru menduduki posisi strategis dibangsa ini padahal kapasitas kompetensinya lemah. 
Coba kita lihat dosen di universitas dari 22 kota yang Ridho kunjungi minim sekali yang memiliki public speaking yang baik padahal sumber ilmu salah satunya dari dosen. Mengapa kita harus aktif organisasi dan akademik bukan?Ridho mencoba mengutip Riset National Association of College and Employer, USA, 2010 yang melakukan riset terhadap 457 pimpinan perusahaan di Amerika. Hasilnya 20 kemampuan yang harus di upgrade :
1. Keahlian komunikasi
2. Kemampuan berperilaku jujur (integritas)
3. Kemampuan kerja sama
4. Kemampuan Interpesonal
5. Kemampuan penempatan diri/etika
6. Kemampuan menimbulkan motivasi dan inisiatif
7. Kemampuan beradaptasi
8. Daya analitik
9.Pengoperasian komputer
10. Kemampuan berorganisasi
11. Berorientasi pada detail
12. Kepemimpinan
13. Kemampuan meningkatakan percaya diri
14. Kemampuan berperilaku ramah
15. Kemampuan berperilaku sopan
16. Kemampuan bersikap bijaksaam
17. Kemampuan akademik Indeks Prestasi (IPK >3,0)
18.Kemampuan berpikir kreatif
19. Keahlian membawakan humor
20. Kemampuan emtreprenuer
Sumber : National Association of College and Employer, USA, 201020 
Indikator ini dapat disederhanakan menjadi 4 pilar yang disampaikan Donalds Trump. Sederhananya 4 poin inilah yang harus di upgrade leadership, soft skill, relasi, kompetensi. Salah satunya mencoba aktif di akademik dan organisasi.Bagaimana cara aktif serta balance antara akademik dan organisasi?
Analisis permasalahan :
1. Akademik? 
Berkaitan erat dengan laporan, jurnal, tugas praktikum, tugas se-abreg oleh dosen sehingga kita asyik dengan dunia tugas demi IPK lebih baik. Apalagi anak kesehatan tiada hari tanpa praktikum dan jurnal. Terkadang untuk melatih jiwa konpetitif dan meningkatkan kualitas karya kita dengan mendaftarkan diri dalam berbagai perlombaan saja sangat sulit karena tugas akademik yang banyak. Semester satu saja sudah dibebani oleh beban akademik yang besar sehingga membuat kita tidak ada waktu untuk aktif organisasi.
2. Organisasi atau komunitas? Nge bem, HMP, kepanitiaan, rapat membuat kita kebingungan mengatur waktu kita.Takut IPK turun, takut gak kepegang amanah
The way : 
1. Find your passion 
Jika seseorang yang mencintai pekerjaannya maka dia telah mendayagunakan potensinya untuk beraktifitas, Melaksanakan gagasan sekaligus mengaktualisasikan dirinya. Jangan ambil aktivitas yang tidak sesuai passionmu.
2. Menjadi muslim/musliimah produktif/rohani yang kuat
Aktivitas visi akhirat juga harus dibangun veperti sholat wakib, dhuha, tilawah. Hal ini sangat penting untuk menjaga niat dan energi semangatmu dalam menjalankan aktivitas. 
Apalagi dengan sejuta kegiatanmu, pastinya stress, pressure, kesehatan akan terganggu maka dari itu KUATKAN IBADAH. 
Ridho memegang prinsip : Bisa jadi apa yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik bagi-Nya. Dan terbaik bagi-Nya pasti terbaik untuk kita. Oleh karena itu kita harus selalu berserah diri kepada-Nya.
3. Produktif Sederhana = biasakan berpikir produktif,lakukan hal produktif sehingga produktif terpatri dalam sanubarimu.
4. Refleksi diri / evaluasi diri setiap harinya 
Apakah sesuai dengan ekspektasi dan energi kita? Solusinya apa untuk esok yang lebih baik
5. Fokus disetiap aktivitas kita
Ketika sedang kuliah (fokus listen, write, review materi kuliah). Jika kamu termasuk sulit memahami pelajaran, Kolaborasi (belajar kelompok, diskusi). Ridho mengadopsi cara belajar Orang Jepang “Selalu membaca buku disaat jalan, di kereta, bus (alat transportasi) serta mendengarkan rekaman dosen memberikan materi yang sebelumnya kita rekam. Karena banyak waktu kita habis terpakai ditempat umum seperti keretan bus, menunggu antrian. Begitu juga dengan aktivitas lainnya USAHAKAN FOKUS. Di saat sedang rapat yaa jangan mengerjakan tugas akademik pun sebaliknya. Agar optimal hasilnya. 
6. Terjadwal (Rancang Life Plan)
Jadwalkan!! Catat di buku agendamu, tempel di lemari belajar, share dengan teman sevisimu. Ridho rasa semua orang tahu resep ini. Apapun agendamu buat jadwal!! Tapi implementasinya sangat sulit. Cara sederhananya share jadwal aktivitasmu kepada teman sevisimu, alarm reminder, tempel dimeja belajar. Karena jadwal inilah yang membuat kamu akan selalu semangat

Okay, sudah tercerahkan sedikit untuk meniti langkah dalam membentuk diri menjadi mahasiswa yang spektakuler dalam akademik dan luar akademik??

Nah,,, nyatanya,, sebagai seorang MAHASANTRI ada hal lain yang patut untuk di latih, yaitu praktek amal ibadah kita sehari-hari. Jadikan seimbang antara wajib dan sunnah, tingkatkan selalu kualitas ibadah tiap waktunya, karena nyatanya hidup ini ternyata sebentar, so, waste our time well,,!

Sssst,,, ahlak juga loh. Bukan sok benar, tapi, banyak kasus ditemui bahwa pahala praktek ibadah yang menumpuk akan terkikis seiring dengan ahlak yang minus,, 

Okay sob,
Selamat beraktivitas dan selamat meningkatkan mutu kualitas diri untuk tingkatan dunia dan akhirat!!

Thursday, November 26, 2015

GOOD BEHAVIOR OF RASUL AS GUIDANCE FOR PEOPLE


            Allah has gift faith and godfearing to each His creature’s heart. The right faith are believe to Allah SWT, his malaekat, His Prophet, Hisholy book, the doomsday then his certainty and destination. Pious by doing His commands and avoid His prohibition. 
            Actually, human have fitrah for life by life’s conviction in their self, one of them is be religious.However, it’s not appear it’s self.  Allah SWT has sent down Al-Qur’an as compass life’s book for human on performing their life right and well. Within it all about science which has proven to be accurate and sophisticated. Furthermore, there’s hadist (that’s what told, done and learnt by Rasul as compass either Al-Qur’an which more detail about manners of pray and good life on the way to get His willing.
            How special Rasulullah is, the latest Prophet the carrier of Islam’s guidance included in huda  and dienul haq. Except it, the present of Rasulullah SAW among last periode people as witness, the carrier of glad news and admonition, direct to the straight way and as light which brighted.
            The guidance is like a blessing . the guidance is the pleasant which gave by Allah to His prayers who He wished.            If we observe from both of this hlly Qur’an, there are Surah Ftahir 8 and Surah Ali Imran 19 which contained the mean in truth Allah delegated Muhammad SAW with Al-Huda and Dienul Haq. Allah delegated him by Dienul Islam. With Right news and useful science, straight syariah and fair law.
            Allah delegated him for carrying to beneficence and avoid to wickedness, to good morals. Allah SWT said :” We delegate you for all people as carrier of glad news and as bertower of admonition. (Saba : 28)
            Many story showed us how influentia the magnificence morals o f Rasulullah is to the human life. For example, the story about old woman who hated Rasulullah SAW without knowing the direct Rasulullah self, she only knew that Rasulullah SAW is an enchanter. She went to Madina from Mecca to looking for him. On the way, she met the good man who accompanied her well and patiently. She didnt know who is he. At the last travel, the old woman asked the name of man. Then, the man said that his name is Muhammad. Furthermore, the old woman accepted Islam directly. We concluded that the old woman accepted Islam because guidance which showed from the good manner of Rasulullah SAW.
            The prophet guidance which came from Allah SWT couldn’t be hesitate it’s rightness. It’s guidance abled to chase away the false. As Allah SWT said in Surah Al Israa 81 :” If came the rightness, dissapeared the false. Actually, the false dissapeared certainly.
            Among the causes of that right guidance is moral factor. The attidude of Prophet Muhammad SAW and his behavior are very laudable. There are the main basic in building xooperation relations and the association middle of society. Prophet Muhammad SAW ever got the appreciation charter from Quraisy before he was Prophet that was “Al-Amin” , its mean is trustworthy.
            Which phenomenological methode which supported by hard heart, calm head and able to got of his enemies. At his mission working ever be anwered by teh mock and stones throwing, but he’s stayed in his calm heart, forgiveness and tolerant. Furthermore, the people who defectived him got his pray, Rasullah pray for them ,” O Allah, give them guidnce, actually they haven’t understand.”
            As Ummah of Muslim Muhammad SAW, The belivers Moslem always mentions Allah and Rasul names. We live at the flaming periode which human starts to loose for their faith and their soul of their religion. Hey began to be blinded by dunya life which deceived.
            Prophet Muhammad SAW successed to stand Islam by his Islam sociable along 23 years his life. Now, his guidance which he tought has shoved the fool darkness which fetter the world and has situated us to the light guidance which full of bright. His behavior made us stunned, his behavior made us come up from the discomfort and his manners spread the guidance for all creatures in this world. So, we know which one the the lose way and the right way to get His blessing.

        

Tuesday, October 13, 2015

Inginnya ku begitu

Buanyak sekali tulisan yang ingin aku publikasikan,
Tentang kuliahku (Baksos, Audiensi ISMAFARSI, Kajian Islami mingguan, dll)
Kampusku dan asramaku (keramaian Idul Adha yang lalu, Mubes DEMA Pusat, dll)
Dan beberapa video yang mendokumentasikan hidup dan keinginan


Dengan raga ini aku akan bergerak meraih harapan dan cita-citaku. Dengan hati ini kutanamkan keteguhan untuk mencapai asa yang ku bangun sedari dulu.
Saat ini aku stuck. Ilfeel, eh salah, tak pernah ada hati di jurusan ini jadi bagaimana mau hilang perasaan? hha.
Alergi dengan semua hal yang mendalam mengenai ini semua. 
To be continue,,,,

Monday, October 5, 2015

It's Caused of Satan, Lets we say Ta'awudz

Kalimat yang ibu saya sarankan untuk dibaca setelah berdiskusi beberapa waktu yang lalu. Kata beliau, saya sedang diganggu oleh syaitan. Wallahu'alam, begitulah kesimpulan dari orang yang begitu mengenal aku, luar dan dalam. Aku disini, tapi bukan disini. Aku tak mengerti, atau hanya pura-pura tak mau mengerti.?? Just enjoy it,,, (Forced to enjoy,,)

Setelah bertapa dan merenung sedalam-dalamnya, mempertimbangkan keputusan dengan mengumpulkan informasi-informasi dari berbagai sumber yang dipercaya karena berpengalaman untuk melakukan hal yang aku lakukan sekarang ini (tapi ga jadi, akhirnya aku menyerah untuk bertindak demikian. (Apa hayooo,, ada aja,, ). 




Hanya 1035 hari lagi,, 

Ya Allah, Engkau adalah pegangan terkuatku. Dasar dari segala tindakan dan fikiranku. Sekarang, aku meminta Ridho Mu atas keputusanku yang munafik ini. Ini adalah batu loncatan, cukup sementara tak usah berlama-lama. Setiap langkahku, hanya nama Mu yang kesebut,, Ku rindu pada Mu,, Aku menyukai keberuntungan dan kebaikan dari semua hikmah di kehidupanku.





Seandainya sayitan itu mengganggu kembali dan membuatku merugi atas apa yang aku usahakan sekarang,,, hmm,, Sungguh balasanku akan lebih sadis untukmu, dan luar biasa usahaku pada Nya untuk mimpi-mimpiku.



  
Itulah kalimat yang harus diperbanyak saat ini, untuk waktu mendatang yang memang harus diucapkan dari dulu dan setiap waktu. Intinya, kalimat tersebut lazim terucapkan setiap waktu kita berfikir, bertindak, berbicara, dsb. 

Ready for Action?? !!!
That Should be ME!!
Because Allah SWT always around me,, Us,,






Saturday, September 19, 2015

Penyesalan Di Awal

Tulisan yang awalnya akan menjadi tulisan perdanaku malah jadi tertunda sekian lama hingga akhirnya pada kesempatan ini baru bisa diterbitkan.

Bismillah,,,

Terimakasih banyak kepada Wali Kelas ku yang super hebat, kata-kata nya memberikan semangat yang membara, tiap tingkah prilakunya menjadi contoh yang baik bagi para muridnya, simana sikapnya menjadi acuan kita untuk berbuat dan beramal, dimana tingkat intelektualnya menjadi patokan kepemilikan ilmu  yang harus kita dapatkan. MUMPUNG KITA MASIH MUDA.

Beliaulah, Al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad yang telah membimbing kami selama setahun  penuh dengan ketegasan dan perhatian dalam bentuk yang tidak biasa. Namun itulah perhatian sebenarnya yang hanya bisa kita tangkap dengan sudut pandang kesadaran yang sempurna dari ahli yang mendekati sempurna.

Kata-kata yang selalu terngiang salam benak saya, aneh tapi masuk di akal. Kalimat yang apabila difikirkan lebih dalam, begitu menjadi prinsip tersirat yang paten. Saking simplenya, orang meremehkan kalimat ini. " Penyesalan di awal ". Itulah kalimat yang dilontarkan oleh beliau kepada anak-anak didiknya sebagai siswa akhir, menjadi acuan dan dasar pemikiran kami dalam memilih jalan kami ke depannya.

Pilihan saya pun sesuai dengan do'a aneh dan nyeleneh yang saya haturkan kepada Sang Illahi Rabbi. Al- Kalaamu huwa Ad-Du'a, Subhanallah. Beginilah do'a itu terkabul, akhirnya saya ditempatkan dalam apa yang saya benakkan. 

Tapi, untuk saat ini, syukur atau kufurkah saya? Berjuta keluhan, beribu kritikan bahkan ratusan makian pada diri ini atas pilihan yang saya pilih. Mantap di awal, nyesek di tengah-tengah,, di akhir? Wallahu 'alam, semoga mendapat yang terbaik. Amin.

Sudah kusangka hal ini akan terjadi. Kejenuhan, bosan, eluhan, kritikan bahkan makian akan muncul dan terus terlontarkan bertubi-tubi. (Maaf sedikit lebayy,,, hhe) Jadi,, mengapa saya memilih ini dari awal kalau tahu akan seperti ini jadinya ???

Jawabannya simple. Saya tempatkan penyesalan itu di awal. Bayangkan, atau fikirkan pengalaman-pengalaman kita terdahulu dalam mengambil keputusan dan menyesali hasilnya,, hanay meneyesal tanpa bisa mengulang kembali masa itu. Maka, menyesalah di awal sebelum penyesalan itu datang dan perbaikilah keadaan ini sebelum masa itu berlalu tanpa bisa diulang bahkan di beli.

Keluhan ini bukanlah cacian belaka
Makian ini hanya untuk diriku yang hina 
Kritikan bukan untuk menghujat
Aku berusaha menjadi golongan orang-orang yang beruntung
Dalam taat ku beramal
Dalam sabar ku menunggu
Dalam do'a berangan
Dalam usaha ku berjuang
Extra going miles,,

Thursday, August 13, 2015

TERJEBAK DI KETERPAKSAAN BAKA yang SUCI

Bismillahirrahmanirrahim,
Adakalanya manusia kufur dari nikmat-Nya yang sebenarnya telah maksimal untuk kebutuhannya,
Adakalanya manusia menjadi sulit berfikir dengan banyaknya pilihan tabu yang menyesakan,
Dorongan kesana-kemari membuat diri ini kadang terpacu kadang jatuh
Hidup ini hanya sementara, apa susahnya hanya fokus untuk menyiapkan diri kita setelah kematian kelak

Perjuangan kuat dalam mempertahankan prestasiku bukan hal yang mudah,
Itulah satu hal konsisten yang membuat hidupku cerah gemilang
Satu keinginan tersirat tak berdasar untuk melanjutkan ke sebuah sekolah Menengah atas berbasis Agama, dengan arahan dan dukungan dari orang tua
Percobaan pertama gagal untuk mencapai tujuan sekolah yang pertama,, 
Aku adalah 1 diantara 9760 lebih siswa yang bernasib sama saat itu.
Pilihan terakhir yang tak mau ku bayangkan kegagalannya, menuju sebuah lembaga pendidikan swasta yang tak kubayangkan kedisiplinan dan kerasnya prinsip pendidikan yang di pegang,,, Gontor.

Tahun pertama, minder karena aku hanya lulusan SMP umum, tanpa dasar agama yang kuat, namun semua tertutup dengan kepercayaan diriku dalam menggapai dan menjalani apa yang aku inginkan, bukan yang mereka butuhkan
Tahun kedua tahun kegemilanganku, semuanya ada di genggaman, namun itulah puncak penyesalan terbesarku untuk menjadi satu dari sekian ribu santri disana,, tak tahu kenapa, tapi disana bukanlah gayaku,,, Semuanya bertopeng, dari santri hingga pembimbingnya, kejujuran dan ketulusan itu tak aku tangkap rupanya yang jelas, semua abstrak tak bertekstur
Ditawari untuk pindah, namun ku bilang ini semua telah terlambat.

Tahun-tahun berikutnya aku jalani apa adanya, tanpa hati hanya performance maksimal dalam mengerjakan segala amanah dan tugas.
Hambar, hambar, sangat hambar,,,
AKU,, BUTUH,,, RASA,,,,

Ini semua terulang kembali ,, kali ini
Saat ini menjadi do'aku yang tepat sasaran,, apakah aku kufur nikmat dengan menghianati Berkah-Nya???
Maafkan hamba-Mu ini yang kurang tahu diri,
Pilihan untuk berfikir ada di depan mata, tapi tanpa berfikir, aku langsung memilih.
Hasilnya,,, menyesal selama-lamanya, seumur hidup ku disini.
Hingga akhirnya, musibah itu muncul, menghambat beberapa asa ku dalam beberapa bidang, hingga menghilangkan hasrat ku untuk tetap disini.

Banyak pilihan tersedia, namun tak ada yang bisa kupilih,, kecuali satu,,, yang bukan merupakan pilihan ku,,,, namun menjadi keinginanku sebelumnya di dunia mimpi yang lalu.

Mengapa harus ada kompetensi, Tak cukupkah dengan hidup hanya untuk melakukan yang terbaik bagi Sang Pencipta? 
Ini semua membuatku capek, bingung dan mumet
Aku ingin hanya untuk Mu aku bertahan,
Hanya untuk-Mu aku berjuang
Hanya untuk-Mu aku berprestasi

Tapi itu semua tak kan tercapai tanpa melalui proses kompetensi yang memuakan itu
Please,,, 
Tak bisa kulanjutkan apa yang ingin kuungkapkan,
Hanya wajah dengan alis mengkerut dan hati resah dengan fikiran bercabang tak tau arah tujuan

Aku ingin,, Aku ingin,, Aku ingin,,
Ah,, terlalu banyak keinginan, tak tau mana yang aku butuhkan,,

Aku tahu, semua ini berbarokah, semua ini beralasan, semua ini mendasar.
Hanya akal ku yang kurang sehat ini menolak semuanya, 
Yaa Muqolibal Quluub,,, Tsabbit Quluubanaa,,,


Tuesday, June 23, 2015

Kharismatik itu,,,

Ketika mata kuliah Ilmu Komunikasi, Dosen bertanya pada beberapa Mahasiswa di Kelasnya tentang tipe cowok yang dapat menarik perhatian wanita. Ada yang menjawab yang pintar, yang cerdas, yang tampan, yang jago olahraga, pengertian, dan sabar.

Semua orang mempunyai tipenya masing-masing. Dan inilah jawabanku, hal selalu aku sukai dengan ini karena dari sejak Aku duduk di bangku SMP, inilah yang selalu aku tetapkan, yaa,, Kharismatik.

Bukan sekedar tampan, karena tampan itu  relatif. Kau kira tampan pada saat itu, disaat yang lain tidak. temanmu bilang dia tampan, tapi kau berpendapat dia jelek. Tak ada ukuran tetap untuk sebuah ketampanan.

Bukan sekedar pintar, karena orang pintar itu sifatnya pun berbeda. Tak tahu apa yang ada dalam isi hatinya dan bagaimana cara Dia menyikapi kepintarannya itu. Bisa saja dia sombong denga kepintarannya, tapi kau menyukainya, wsementara pada dasarnya orang dengan sifat sombong itu mutlak tidak disukai banyak orang.

Bukan sekedar baik. Baik saja tidak cukup, butuh kecerdasan dalam mengorganisir kebaikan itu sehinggal tidak akan dibodohi, karena terlalu baik, atau bahkan diperalat. Bahkan kalau sudah tersihir asmara, orang jahat saja bisa disukai karena mempunyai kelebihan yang lain. Sementara, pada hakekatnya orang jahat itu jelek dalam kategori sifat manusia,, is that right??

Ramah? Humoris? Borju??
Hmm,,

Cukup satu,, bukan berarti si Dia yangmemiliki semua sifat-sifat terpuji dan didam-idamkan diatas, namun kolaborasi menarik dan nyentrik yang dengan melihat dan mengenalnya, dapat menggugah hati. Hanya satu, KHARISMATIK.

Just the way you are,,, Bagaimanapun Kamu, Kita adalah dua sejoli yang akan saling melengkapi. Bekerjasama menciptakan sebuah kesempurnaan menuju Ridho illahi. Allahuma Amiin.

Thursday, May 21, 2015

Thanks for recommendation,,, Wish the luckies for Us

Bukan maksud memaksa kehendak
Namun untuk ilmu kenapa tidak
Ada waktu dan peluang mengapa menolak
Jalan dimudahkan hanya tinggal bergerak

Kepercayaan ini penuh menguat
Atasan pun Kami ajak tuk memberi dukungan serta nasehat
Sipp,, semua mantap tinggal mencari kiat
Mengumpulkan partisipan yang berminat

Beberapa menolak,,
Dengan berbagai alasan
Untuk Ilmu kenapa tidak
Itu kata yang Kami ungkapkan

Baiklah, data telah lengkap
Surat tugas pun hampir siap 
Keputusan ini sudah mantap
Tinggal menunggu undangan legal menunggu sekejap (dalam harap)

Kami tidak berharap jauh
Hanya mencoba untuk menghargai permintaan
Langkah yang ditempuh sudah cukup jauh
Tapi tetap saja ada kerahuan

Kabar itu datang bergantian,
Antara harapan penuh dan kosong
Antara Iya dan tidak
Dan,,,
Diakhiri dengan keputusan semu 

Glekk,, 
Lemas, 
Tak puas,
Sabar,
Atau Tegar??

We have wasted our time for that??
The thing that 's no thing
Will we believe once more?? 
We don't know.

Semoga hal seperti ini tidak terulang lagi
Perasaan tak enak dan tak puas bukan untuk diri Kami sendiri
Tapi untuk Rekan-rekan Disini
Dan atasan yang telah royal yang telah Kami repotkan


Wish us luck

Maaf juga karena telah merepotkan,
Setidak nya ada perjuangan dari Kita semua
Semoga datang banyak hikmah dibalik ini semua

Monday, April 20, 2015

Diambang-ambang Datar

Bagaikan Terbang, tapi ku diam dan tak kepakan sayap
Bagaikan Berlari, tapi ku duduk dalam senyap
Bagaikan Menyeloteh, tapi ku tutup mulut terkesiap
Bagaikan Berlomba, tapi  ku terjebak dalam lamunan yang gelap
Ketika ku rasa pernafasan ini maksimal, nyatanya ku mulai merasa pengap

Inikah rasanya mimpi tanpa arah?
Ataukah sebuah angan-angan yang payah?
Bilamana ini cita-cita yang berat dan susah?

Salahkah tempatku berada sekarang?
Salahkah keputusan yang kuambil masa itu?
Terlalu percayakah aku pada hal yang tabu?
Atau ini adalah sebuah keraguan yang aku sempurnakan kedoknya?

Ya Rabbi,, Rabbuna,
Engkaulah dzat yang Maha Mendengar lagi Maha Menyaksikan perjuangan dan keikhlasan hamba-hamba Mu di sini. Di sebuah awal yang berat untuk diperjuangan dengan segala godaannya dari luar dan dalam. Dengan segala guncangannya dari atas dan bawah. Dengan segala kekurangannya dari segala sudut.

Jadikanlah ini sebuah kenyataan, segala angan-angan dan mimpi-mimpi kami. Ini bukan hanya sebuah do'a, ini adalah negosiasi besar antara Sang Pencipta dan Mahluk Ciptaan-Nya.

Aku ,,, Kita,, tak mau hanya mengambang di dataran datar,, biarlah kita mengambang, tapi diatas laut luas hingga mengantarkan kita pada sebuah pulau impian. Pulau yang merupakan tujuan akhir dari hidup ini,, hingga semua kalimat-kalimat diatas pun berubah menjadi,,,

Bagaikan Terbang, aku terbang jauh melewati batas impian dan mencapainya
Bagaikan Berlari, aku menembus awan tanpa ragu dan sesal
Bagaikan Menyeloteh, celotehanku menjadi arti dan inspirasi banyak jiwa-jiwa berhasrat
Bagaikan Berlomba, tak ada kata menyerah dan mengartikan kekalahan sebagai kemenangan yang tertunda dan kemenangan adalah anugrah yang barokah
Ketika ku rasa pernafasan ini maksimal, makin kusyukuri hidup untuk kesekian kalinya
Alhamdulillahirabbil'alamin

Inilah rasanya mimpi dengan arah yang benar dan barokah
Inilah angan-angan tanpa keraguan penuh kepercayaan diri
Cita-cita ini mantabbbb,, tanpa celah

Inilah tempat yang tepat aku diami
Inilah keputusan yang tepat
Tak ada hal yang tabu, semua nyata dan patut untuk diyakini sepenuh hati
Pergilah keraguan,,, aku benci padamu!!!

Thanks ya Rabb,,,

Friday, April 10, 2015

HALAQOH CINTA By Kang Abay

Hi Guys, This My first effort to search a song chord. Which this never be found before in other web,, i suppose think,, Appologize to less of compatible chord,
I love U,, but i have most of love who is loved by Allah n Rasulullah,, Let's see,,
Intro :
C Em G A D

D
Ribuan malam
A
Menatap bintang dan harapan
G
Dan ribuan siang
Em
Menahan terik penantian
Am
Mungkin Tuhan ingin 
G                                             Em
Kita sama-sama tuk mencari saling merindukan
A
Dalam doa-doa
C                             G
Berdekatan jarak kita

*Reff :
C
Tuhan pertemukan
Am                                  Em
Aku dengan kekasih pilihan
Am                                     G
Seseorang yang mencintaiMu
Em
Mencintai RasulMu
A                                   C
Di multazam ku meminta

D
Ribuan pagi
A
Menatap terbit matahari
G
Dan ribuan senja
Em
Menahan gemuruh didada
Am
Mungkin Tuhan ingin
G
Kita sama-sama tuk mencari
Em
Saling merindukan
A
Dalam do'a-doa
C                            G
Mendekatan jarak kita

*Back to reff

Chorus :
Am                                               Em
Hingga Malaikat pun tersenyum mendoakan kita
E                                       G
Menguatlah keyakinan di hati

*Back to reff

2nd Reff :
C
Tuhan persatukan aku dengan kekasih pilihan
Am                                                                  Am
Seseorang yang menemani ku menuju syurgaMu
A
Halaqoh cinta
C                            
Tempat hati bertemu
A
Halaqoh cinta
C                            D
Tempat hati bertemu

Saturday, April 4, 2015

Kerikil menyakitkan

Hanya sebagian kecil bagian kehidupan yang menyebalkan. Membuat kesal, bebal dan sial. Kesal karena itu adalah sebuah tuduhan. Bebal karena selalu begitu keadaannya. Sial karena mungkin aku anggap ini bukanlah sebuah keberuntungan.

Tentang sebuah kerikil yang ada walaupun wujud aslinya seakan hilang, kerikil itu akan tetap ada namun dalam wujud yang berbeda. Kerikil yang menghambat jalanmu dan menyakitimu secara perlahan. Kerikil yang membuat luka kecil yang yang membekas.  Kerikil yang membuatmu bungka dan tak habis fikir,, apakah kerikil selalu seperti itu??

Sesungguhnya tidak harus aku pertanyaan hal itu. Kerikil itu menghambat jalanmu namun juga memudahkan jalanmu. Karena dia rela untuk diratakan dengan tanah oleh sang traktor yang super gagah dan lebih menyakitinya. Kerikil yang kadang menghiasimu di setiap perjalanmu dan memberikan kritik tajam untuk mengembangkanmu dan membandingkan ketajamun sekarang. Selalu beradu dan berlomba, berselisih tanpa kasih, saling menuduh tanpa ampun, kiasan runcing dan memang menyakitkan.
Cukup...!!!
Walaupun kau berperan dalam hidupku, tapi kau bukan yang terpenting. Kau tak bisa mempengaruhiku. Dia sang kerikil yang akan terus mengelilIngi dan menguasaimu untukmu yang tak menjaga diri dan menguatkan pertahanan dari awa. Ketika kau sadar di akhir, saat semuanya terlambat, kita sudah tak bisa berkata dan berbuat apa-apa,, kecuali MENGHINDARINYA.

Impossible,, indeed. Because we're here, n we'll here for along time.
Ini artinya, aku harus menguatkan pertahanan diri untuk menghadapimu dan menjaga diri dari akal licikmu.
Lupa tentang satu hal, satu hal penting yang kamu punyai. Kau cerdas utuk kelicikanmua. Kau tahu keadaannya, kau penguasa perhatian, wahai kau sang pencari perhatian. Akal bulusmu,, sungguh Busuk!!
Masih tak merasa,,?? Atau emmang kau jadikan akal kerikilmu sebagai persenjataan diri,, Fuck of U?? Sure i do.
Protect my self from your poison.
Protect me Ya Allah!! AMIN.


Tuesday, October 14, 2014

Kecerdasan tanpa berfikir

Pernahkah kita memperhatikan tentang  apa yang sering kita katakan tentang hidup ini,,
Salah satu kata populer yang kita katakan adalah " Kesabaran ku telah habis,, atau sabar,,sabar,, sambil nelus dada,,"
Tahukah kalian, bahwa sebenarnya, kesabaran itu tak ada batasnya dan letak sabar kita itu bukan di hati, melainkan di otak atau fikiran kita. Mengapa demikian ?
 Tanpa kita sadari, apabila hati kita adalah penentu kesabaran, maka tak akan ada manusia yang tahan untuk menjaga kesabarannya tersebut, karena hati selalu enyuh dan kalah oleh ganas nya tantangan kehidupan. Namun apabila kita berfikir dengan otak atau akal fikiran kita, tentunya kesabaran itu akan terjaga dan menjadi kekuatan bagi diri kita dalam menjalani dan menghadapi segala hambatan hidup.
Okay Guys, Let's we think n try,
Berfikirlah dengan otak, bukan dengan hati. Tanpa kita sadari, kita menanamkan fikiran dihati kita. Apa bisa hati menerima semua rasionalitas yang ada yang yang sebenarnya cukup otak saja yang menampung itu semua.
Gunakan hatimu untuk merasakan, bukan untuk berfikir.

Selanjutnya, kalau kesabaran itu letaknya diakal, maka apa hal yang terletak dihati namun termasuk dalam fikiran rasionalitas kita?
Kesyukuran, tanpa berfikir panjang, kalau kita punya akal dan fikiran yang sehat, maka hati kita akan setuju unruk menyetujui kesyukuran tersebut sebagai refleks dari rasa terima kasih kita kepada Tuhan dan nikmat lainnya.
Itulah kecerdasan tanpa berfikir, gunakan hatimu untuk melakukannya , karena itu adalah kecerdasan yang adanya dihati.